George Kamarullah

Dari Wikipedia Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

George Kamarullah (Templat:Lahirmati) adalah seorang mantan aktor yang beralih profesi sebagai sinematografer. George pernah bekerja dengan sutradara kawakan Slamet Rahardjo, serta pernah menjadi asisten art and still photography dalam film Cinta Pertama (1973). Ia adalah orang pertama yang memakai teknik pencahayaan bounching dan kertas kalkir.

George saat menerima piala Lifetime Achievement Festival Film Indonesia 2015
Lahir George Kamarullah30 Juli 1949 (umur 72)Ambon, Indonesia
Pekerjaan Aktor, editor, kameramen, sinematografer, desainer produk
Tahun aktif 1973 - sekarang
Suami/istri Kartika

Dalam sejarah kariernya, George sudah meraih enam Piala Citra Festival Film Indonesia dalam kategori Penyunting Gambar maupun Penata Sinematografi Terbaik. Tahun 2015, George dianugerahi Lifetime Achievement pada Festival Film Indonesia 2015.

Biografi[sunting | sunting sumber]

George pernah menjadi seorang aktor, hingga aktingnya dikatakan tidak memuaskan oleh Slamet Rahardjo, maka George pun kemudian beralih profesi menjadi seorang editor film, yang kemudian menjadi seorang kameramen, dan terakhir menjadi sinematografer. Profesinya sebagai aktor disebut sebagai bentukan dari sineas ternama Teguh Karya.

Sebetulnya George tidak memiliki latar belakang pendidikan sebagai juru kamera. Sewaktu muda George pernah kuliah di jurusan konstruksi dan administrasi, tetapi tidak sampai selesai. Pada tahun 1976 ia baru menekuni pengambilan dan penyuntingan gambar. Selama lima tahun, dia menjadi asisten sinematografer dan editor untuk Tantra Surjadi. Ia bertugas memanggul kamera atau mengumpulkan gulungan film yang sudah tidak terpakai lagi. Sebagai seorang juru kamera, George memiliki prinsip keras, tidak mau terlibat dalam produksi bila skenarionya jelek dan bintang filmnya tidak disiplin. Aktor dan aktris film juga mesti tunduk dan tetap duduk di lokasi syuting sewaktu George sedang mengatur pencahayaan.<ref name="profil" />

George dipercaya menjadi editor dalam film Usia 18 pada tahun 1980. Baru pertama kalinya ia menyunting, George langsung menyabet penghargaan Piala Citra (1981). Penghargaan yang sama ia menangkan lewat Di Balik Kelambu (1983) dan Ponirah Terpidana (1984). Adapun film yang dia gawangi pengambilan gambarnya adalah Seputih Hatinya Semerah Bibirnya (1982), yang dibintangi oleh Christine Hakim. Pada tahun 1986, karyawan film dan televisi dilarang menekuni dua profesi sekaligus, maka George pun memilih juru kamera sebagai profesinya. Dia beralasan karena bayarannya lebih besar, dan "Sinematografer itu menciptakan sesuatu" ungkap George.<ref name="profil" />

George pertama kali memenangkan Piala Citra sebagai juru kamera adalah lewat film Doea Tanda Mata (1985). Selain Piala Citra, Doea Tanda Mata juga mengantarkannya meraih penghargaan Golden Crown Award di Seoul Korea Selatan. Kemudian ia berhasil menggondol Piala Citra untuk kedua kalinya lewat film Ibunda (1986). Dan film yang membuat namanya makin melambung di era 80-an adalah film kolosal kepahlawanan Tjoet Nja' Dhien tahun 1988, arahan sutradara Eros Djarot.<ref name="profil" />

George masih aktif di Teater Populer yang didirikan oleh Teguh Karya, Slamet Rahardjo, Henky Solaiman dan lainnya. Disana ia memiliki jabatan sebagai Pengurus Harian, bersama dengan Alex Komang.<ref name="profil" />

Ia pernah bekerja di perusahaan televisi Metro TV dan TvOne. Karakter Bang One di salah satu segmen TvOne, tak lepas dari peran andil George sendiri.

Pada tahun 2004 dan 2005, George perah menjadi Panitia Pemilihan Komite Seleksi Festival Film Indonesia (FFI), kemudian pada tahun 2009, ia menjadi Dewan Juri Anugerah Adiwarta Sampoerna, sebagai Dewan Juri Televisi, bersama dengan Arswendo Atmowiloto, Bambang Harimurty, Marselli Sumarno dan Fetty Fajriati.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

George menikahi seorang gadis asal Jawa bernama Atika yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu dan memiliki dua orang anak laki-laki.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Aktor[sunting | sunting sumber]

Penyunting gambar[sunting | sunting sumber]

Sinematografer[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1981 Festival Film Indonesia Penyunting Gambar Terbaik Usia 18 Templat:Won
1983 Festival Film Indonesia Di Balik Kelambu Templat:Won
1984 Festival Film Indonesia Ponirah Terpidana Templat:Won
1985 Festival Film Indonesia Pengarah Sinematografi Terbaik Doea Tanda Mata Templat:Won
1986 Festival Film Indonesia Ibunda Templat:Won
1988 Festival Film Indonesia Selamat Tinggal Jeanette Templat:Nom
Tjoet Nja' Dhien Templat:Won
2015 Festival Film Indonesia Penghargaan Seumur Hidup Templat:N/A Templat:Won

Referensi[sunting | sunting sumber]